Kian lelah memandang
Kian letih berjalan
Dalam hati bersemayam
Dalam jiwa yang temaram
Mengusik asa yang tak tenang
Hati berbincang dengan awan
Mata memanggil lindap bintang
Buaian angin menyapa wajah
Ditemani helai daun yang berguguran
Dan sang mentari beranjak ke peraduan
Usaikan pertarungan
Lenyapkan kebisingan
Patahkan usikan senja
Datangkan keheningan
Membawa kedamaian
Dalam lelap sang mentari
Dengan senandung sayang sang bulan
Dilindungi hening doa
Memanggil kesunyian malam
Lelapkan penghuni hati
Tenangkan resah jiwa
Kian temaram
Diam malam
Bersama nada indah kunang – kunang
Diam Malam
Label:
Puisi-si
- Kamis, 08 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 komentar:
Posting Komentar